info@bintangmira.com
Phone: +62 812-2323-2414


Sumber Inspirasi Saya

Selain pak Tjok Agung Pemayun dari desa Pejeng, adalah LOU ZELDIS almarhum yang menjadi sumber inspirasi saya. Awal pertama bertemu tahun 2009 di butik kecil di Ubud. Almarhum sedang menitipkan kain-kain batiknya untuk dijual di butik tersebut.

Saya Titip Gianyar Pada Bu Anne ….

“Saya titip Gianyar pada bu Anne“, kata terakhir dari bapak bupati menutup audensi kami tanggal 28 Juni 2016 pukul 09.00.
Siang itu saya mendapat telepon dari bunda. “Saya akan ke Gianyar tanggal 25 Juni sampai 30 Juni untuk pemotretan di hotel Rumah Luwih dan liburan anak-anak. Mira perlu saya tidak?”

Intinya bukan menjadi apa atau kuliah dimana, tetapi saya bisa membuat apa.

Perkenalan dengan dengan Dr. Rhenald Kasali dimulai tahun 2010 akhir. Saya meminta beliau untuk memberikan motivasi di SMA 1 Gianyar.
Tujuannya jelas: saya ingin anak-anak saya Rangga, Wedha, dan Mita bisa sukses dan bisa menjadi saluran berkat buat orang lain. Demikian pula dengan anak-anak asuh saya. Menyekolahkan, mengarahkan, ingin kuliah apa yang sesuai dengan talenta.

Misi Kemanusiaan Batik Bali

Adalah panggilan jiwa boleh saya katakan, untuk profesi dan hidup yang saya jalani. Setiap langkah dilakukan murni dengan mendengarkan kata jiwa. Bangun tidur di pagi hari saya lakukan dengan minum kopi, membaca buku, serta menulis apa yang harus dikerjakan.

Batik Bali Warna Alam

Biasa di panggi; Pak Cok, beliau menekuni bidang batik bali pada awal tahun 2000 yang dimulai dengan usaha pencelupan menggunakan warna alami. Workshop[nya berada di Desa Pejeng, Gianyar – Bali. Kalau ditelusuri, Gianyar memang gudangnya seniman, tanpa ada maksud untuk tidak melihat potensi kabupaten lain. Diawali dari seringnya Pak Cok membuka internet dan buku buku batik, beliau terpanggil untuk menekuni batik bali warna alam.

© Copyright bintang mirA. All Rights Reserved. Designed and maintained by baliwebpro.com
×